Temukan Tur

Singapura

Apa yang kurang dimiliki Singapura adalah lebih dari sekadar menebus budaya, kehidupan jalanan, pencakar langit futuristik, hotel-hotel mewah, kuil-kuil yang elegan, dan bangunan-bangunan besar kolonial. Negara pulau kecil ini hanya berjarak 50 kilometer dari timur ke barat dan 27 kilometer dari utara ke selatan dengan 193 kilometer garis pantai.

Walaupun sejarahnya telah berlangsung ribuan tahun, Singapura modern didirikan pada tahun 1819 ketika gubernur Inggris, Sir Stamford Raffles, mendarat di Singapura dan menjadikannya sebagai pos perdagangan untuk British East India Company.

Saat ini, Marina Bay Sands, dengan kolam renang tanpa batas atap terpanjang di dunia dan menara ikoniknya, adalah salah satu landmark kota yang paling terkenal dan difoto. Ada banyak taman di kota metropolis hijau ini. Botanic Gardens adalah satu-satunya taman tropis di dunia yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO; sementara pemandangan taman di Teluk yang subur telah menerima banyak penghargaan dan penghargaan.

Namun warisan dan sejarah Singapura masih hidup. Jelajahi pasar jalanan dan hiruplah rempah-rempah dari makanan jalanan di Chinatown dan Little India. Jelajahi bar dan butik di gudang yang dikonversi yang menghadap ke sungai di Clarke Quay. Di distrik kolonial, jelajahi berbagai bangunan bersejarah dan museum - jangan lupa untuk berhenti di Singapore Sling yang terkenal di Hotel Raffles tua yang megah!

Modal

Singapura

Populasi

5.6 juta

Bahasa

Bahasa Inggris, Cina, Melayu, dan Tamil.

waktu Zona

GMT + 8
(Zona Waktu Indochina)

Listrik

230 V - 50 Hz

Mata uang

Dollar Singapura

Kapan Pergi

Singapura hanya memiliki dua musim - basah dan kering. Musim kemarau biasanya berlangsung dari bulan Maret hingga Agustus, sedangkan musim hujan berlangsung dari bulan September hingga Februari.

Singapura terletak di dekat khatulistiwa dan memiliki iklim tropis yang khas, dengan curah hujan berlimpah, suhu tinggi dan seragam, dan kelembaban tinggi sepanjang tahun.

Bawa pakaian longgar dan nyaman yang akan membuat Anda tetap dingin ketika kelembaban tinggi. Sepatu berjalan yang nyaman adalah ide yang bagus karena ada banyak jalan kaki yang bagus di Singapura. Selalu bawa payung yang terlipat di tas Anda jika hujan tidak terduga.

Masih banyak yang harus dilakukan selama musim hujan di Singapura karena ada banyak tempat wisata dalam ruangan dan pusat perbelanjaan yang bagus. Hujan dalam waktu yang lama jarang terjadi sehingga Anda masih dapat menjelajah di luar ruangan, dan bahkan saat hujan sekalipun, masih panas!

Adat & Tradisi

Arsitektur tradisional di Singapura meliputi rumah-rumah Melayu vernakular, ruko-ruko lokal, dan bungalow hitam putih. Ada berbagai tempat ibadah yang mencerminkan keragaman etnis dan agama negara-kota, serta arsitektur sipil dan komersial kolonial dalam gaya Neoklasik, gotik, palladian, dan renaisans Eropa. Selain itu, sekarang ada banyak contoh keajaiban arsitektur modern yang menarik.

Tarian di Singapura terdiri dari bentuk tradisional dan kontemporer. Tradisional termasuk tarian singa Cina, tarian nasional Melayu, Bharatnatyam India, dan tarian Peranakan yang memadukan pengaruh Melayu dan Cina dalam koreografi dan pakaian. Pada tahun 2002, Esplanade - Theatres on the Bay dibuka. Pusat seni inovatif ini telah menjadi tempat pertunjukan utama bagi artis dan grup pertunjukan lokal dan internasional.

Jangan merokok di depan umum dan jangan mengunyah permen karet karena ini dilarang. Berhati-hatilah untuk tidak membuang sampah karena ada denda langsung hingga $ 1000. Cobalah untuk tidak menunjukkan kemarahan atau berteriak karena hal ini dapat menyebabkan Anda kehilangan muka di mata orang Singapura - jadi selalu berusaha untuk bersabar, tenang dan sopan, bahkan dalam keadaan berusaha!

Penduduk asli Singapura adalah nelayan Melayu. Saat ini, populasinya adalah tempat peleburan kelompok-kelompok etik pelengkap, yang terdiri dari 77% Cina, 14% Melayu, 8% India, 1% Eurasia, ditambah taburan orang-orang dari keturunan lain.

Warga Singapura bebas untuk memutuskan dan mengikuti agama apa pun yang mereka sukai. Ini adalah rumah bagi 10 agama, di mana Buddhisme, Hindu, Islam dan Kristen adalah agama utama, sementara Zoroastrianisme, Yudaisme, Sikhisme, Jainisme, dan lainnya membentuk kelompok minoritas. Namun kebanyakan orang merayakan semua festival, terlepas dari agama yang mereka ikuti.